METODE PELAKSANAAN
Waktu
Dilaksanakan 1–2 kali per semester, sesuai kalender pendidikan dan bab/materi pelajaran.
Langkah-langkah Kegiatan
Perencanaan
Guru merancang tujuan pembelajaran yang cocok dengan tema, materi, dan tempat yang akan dikunjungi.
Contoh: ke museum untuk belajar sejarah, ke pantai untuk IPA, ke pasar tradisional untuk ekonomi, dll.
Persiapan
Koordinasi dengan pihak luar dan izin dari orang tua.
Pembuatan lembar kerja, tugas observasi, atau panduan refleksi.
Pelaksanaan Eduwisata
Siswa melakukan observasi, mencatat informasi, berdiskusi, dan berinteraksi dengan lingkungan atau narasumber.
Guru bertindak sebagai fasilitator dan pendamping belajar.
Tindak Lanjut
Setelah kegiatan, siswa menyusun laporan, jurnal pengalaman, atau membuat presentasi hasil observasi.
Kegiatan bisa dilanjutkan dengan diskusi kelas atau pameran hasil pembelajaran.
Tujuan Kegiatan
Memberi pengalaman belajar yang langsung, kontekstual, dan menyenangkan.
Menumbuhkan rasa ingin tahu dan kemampuan observasi siswa terhadap lingkungan sekitar.
Mendorong pembelajaran lintas disiplin yang menggabungkan teori dan praktik nyata.
Meningkatkan keterampilan sosial, kerja tim, dan komunikasi antar siswa.
Makna Kegiatan
PESONA = pengalaman belajar yang memikat dan penuh makna.
Membantu siswa melihat keterkaitan antara pelajaran di kelas dengan kehidupan nyata.
Membuka wawasan siswa melalui interaksi langsung dengan tempat, orang, dan proses nyata di luar kelas.
Menjadikan siswa lebih aktif, reflektif, dan terhubung secara emosional dengan pembelajaran.
G A L L E R Y
OBSERVASI KURA-KURA DI UNIVERSITAS BENGKULU
DALAM PEMBELAJARAN IPA KELAS VII
PEMBELAJARAN PJOK KELAS IX DI BALAI KOTA BENGKULU